Tahun 2017, Banyak Kejutan!


Kejutan Pertama 


Tahun 2017 ini banyak sekali kejutan-kejutan yang diberikan pemimpin bangsa kepada masyarakat. Awal tahun 2017, bulan Januari lalu ada kenaikan tarif dasar listrik yang dibebankan kepada pengguna listrik 900 va. Masyarakat banyak protes dengan isu kenaikan tersebut. Bukan hanya listrik, tetapi perpanjang stnk, pembuatan skck di kantor-kantor polisi saya lihat mengalami kenaikan. Mending 1000, 5000 naiknya, ini 3x lipat. Gimana masyarakat gak shock?

Mama saya sendiri merasakan kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) itu, biasanya mama hanya membayar listrik per bulannya 200rb, namun sejak bulan April 2017 Mama saya mendapat tagihan sebesar 800rb !

Untung nyokap gak langsung mati berdiri melihat angka di tagihannya, Mama cepat mengambil tindakan pergi ke kantor cabang PLN yang terletak di Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Dari situ ia mendapat informasi yang cukup jelas dari pegawai disana. Katanya itu hanya masalah kesalahan di Kwh Meter (Itu loh yang biasa disebut meteran, yang suka dipasang deket pintu) . Katanyaaa lagi si, itu karena kesalahan dari petugas PLN nya yang meriksa. Entah dia hanya berkelit menutupi fakta yang ada atau memang benar itu yang terjadi. Karena setelah mendapat penjelasan dari beliau, Mama tidak perlu membayar listrik untuk 2 bulan ke depan.

Oke, masalah di atas cukup bikin geger sejagaadd lingkup ibu-ibu. Karena selain kenaikan pangan yang berdekatan dengan bulan puasa saat itu, hal demikian juga terjadi kepada ibu-ibu lain di sekitar rumah saya.

Kejutan Kedua 

Ada yang menarik di bulan Juni 2017, dan sempat viral di media sosial.

Hari Kelahiran Pancasila. Tepatnya di sahkan pada 1 Juni, baru kali ini permerintah meliburkan hari besar tersebut. Di tahun-tahun sebelumnya dibiarkan masuk, karena tanggalnya masih item.Viral kedua, tahun ini memang banyak kejutannya. Selain doyan reshuffle kabinet, presiden Jokowi juga menjadikan hari kelahiran Pancasila sebagai hari libur nasional di Indonesia, pada 1 Juni 2017. Dan hal ini baru terjadi tahun ini.

Di samping itu, ada yang lebih menarik ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah memberikan simbol atau ikonik baru dengan seruan "SAYA INDONESIA SAYA PANCASILA" simbol ini viral di media massa dalam rangka menyambut hari pancasila. Seseorang bisa mengupload foto atau video apapun ke akun sosial mereka masing-masing dengan hastag #sayaindonesia #sayapancasila.
Kegiatan viral tersebut dilakukan selama satu minggu sehingga ada pula hastag #pekanpancasila yang diikutsertakan.






Seperti yang telah dilansir oleh detik.com, Kalimat 'Saya Indonesia Saya Pancasila' yang menjadi tema Hari Pancasila pun disertakan pada ikon tersebut. Postingan ini mulai ramai setelah Presiden Jokowi mengunggah video berdurasi singkat di akun Instagram @jokowi. Dalam video singkat tersebut, Jokowi mengungkapkan pentingnya Pancasila bagi rakyat Indonesia. "Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada di aliran darah dan detak jantung kita, perekat keutuhan bangsa dan negara. Saya Indonesia, saya Pancasila," tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi memang mengajak netizen untuk ikut menyebarkan logo #PekanPancasila ini di media sosial guna menyambut peringatan hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2017, yang ditetapkan sebagai hari libur nasional. "Ayo sebarkan logo ini untuk mengingatkan bangsa yang memiliki perekat Kebhinekaan: Pancasila. Kita gunakan tagar #PekanPancasila #SayaPancasila #PancasilaReborn #KenalPancasila #PancasilaPunyaKita #PancasilaSatu #Pancasila2017", lanjut Presiden Jokowi.

Kejutan Ketiga

Yang ketiga ini sebenarnya gak viral, tapi sangat bermanfaat. Hehe
Siapa si yang gak kenal dengan ojek online? Perusahaan Grab meluncurkan inovasi baru melalui layanan pemesanan jasa ojek online yang ditempatkan di tiap-tiap stasiun. Hal ini sangat membantu, mengingat tidak semua orang memiliki aplikasi grab dan belum tentu semua orang punya paket kuota yang sama hehhe. Hal ini gue kemukakan karna kuota yang gue pakai sebulan sangat sangat terbatas dan miniiiiimm. Jauh dari ekspektasi. Wkwk

Eiits, tapi layanan grab ini dijaga oleh seorang spg chantiik dan satu orang satpam untuk menjaga kondisi sekitar agar tidak terjadi tindak kriminal. Kenapa begitu? Yaa, karna perusahaan grab sendiri harus menyediakan satu alat elektronik berupa tab di masing-masing stasiun. Nah, kalau ada yang berniat mengambil paksa tab, gimana? Makanya ditugaskan pula satu orang satpam dan satu spg untuk melayani customer.
Btw, pelayanan grab ini berlangsung dari pagi hingga malam hari, pukul 08.00--21.00  WIB.

Daaann, keuntungannya melalui layanan ini kita bisa order setelah ada orang yang order juga.
Jadi gini, kalau kalian punya aplikasi grab kalian pasti tahu setelah pesan 1 tujuan kalian ga bisa lagi pilih ke tujuan lain di waktu yang bersamaan. Nah, kalau layanan grab yang dihadirkan di stasiun ini, kalian tetap bisa dapat pengendara grab meskipun sebelumnya sudah ada orang yang pesan.

Gimana? Ngebantu banget kan? So, Lets try to do!

                
Sumber : doc. pribadi


Sumber : doc. pribadi

Komentar

Postingan Populer